Selasa, 01 November 2016

BIOGRAFI

DIALAH INSPIRASI

Sosok pemimpin adalah sosok yang penuh akan tanggung jawab. Sosok yang berani melangkah maju berada di barisan paling depan untuk memimpin mereka, melindungi mereka, dan menjadi pamong bagi rakyatnya. Begitulah yang tercermin pada sosok dirinya. Sosok seorang Soepardjo Roestam. Seorang pemimpin penuh wibawa. Seorang pemimpin dengan tekadnya yang bulat membawa Jawa Tengah ke depan, lebih maju, dan lebih baik lagi.
Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah 12 Agustus 1926 itulah kelahirannya. Kelahiran sosok seorang pemimpin bagi  Jawa Tengah. Dua puluh lima tahun ia meninggalkan Jawa Tengah. Dua puluh empat tahun pula ia bekerja di berbagai tempat yang berbeda-beda, ditempatkan berpindah-pindah. Begitulah pekerjaannya, sebelum menjadi Gubernur Jawa Tengah ia adalah seorang seorang ajudan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Ia mulai meninggalkan Jawa Tengah pada tahun 1949 dan kemudian dilantik menjadi seorang gubernur pada tanggal 28 Desember 1974. Walaupun ia asli orang Jawa Tengah, tetapi pada  saat itu ia merasa bagai seorang pendatang baru. Pasalnya 24 tahun bukanah waktu yang sebentar. Saat ia kembali lagi ke tanah kelahirannya ia merasa ada hal baru disekitarnaya.
Berbekal pengalaman dan pengetahuan yang ia dapatkan saat menjadi seorang ajudan, ia pun mulai merencanakan pembangunan untuk Jawa Tengah. Pertama-tama hal yang harus ia lakukan adalah mengenal kembali Jawa Tengah baik dari segi lingkungannya, segi budaya, masyarakatnya dan lain-lain. Soepardjo adalah sosok pemimpin yang sangat disukai oleh masyarakatnya. Sifatnya yang terbuka dan ramah kepada masyarakat membuat ia lebih mudah berbaur dengan mereka, misalnya saat berpidato ia biasa menggunakan bahasa daerah ( Jawa ) daripada bahasa Indonesia, kecuali saat acara pidato resmi. Sesudah pidato pun ia kembali menyempatkan berdialog kepada masyarakat, menurutnya itu adalah upaya agar suara-suara rakyat yang tak sampai di telinganya dapat didengarnya.
Soepardo telah mencapai kesuksesannya dalam rentetan pembangunan untuk Jawa Tengah. Ia mendapatkan pengakuan dan pujian dari beberapa tokoh masyarakat, mahasiswa, bahkan pejabat-pejabat politik atas keberhasilannya. Ia juga mendapatkan penghargaan-penghargaan yang tentu sangat membanggakan bagi rakyat Jawa Tengah, salah satu penghargaan yang ia dapatkan adalah PARASAMYA PURNA KARYA NUGRAHA pada tanggal 30 Agustus 1979 yang diberikan oleh Presiden Soeharto, dan Bintang Maha Putera Utama pada Agustus1982 .

Kita tahu saat ini bahwa Soepardjo Roestam telah meninggalkan Jawa Tengah. Namun semangat dan cita-citanya tidak akan pernah pergi begitu saja. Sebagai penerus bangsa sudahlah menjadi kewajiban kita untuk meneruskan cita-cita luhur dari para pendahulu bangsa. Melihat Soepardjo dalam melaksanakan kepemimpinannya memberi kita inspirasi mengenai arti seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang sebenarnya, bekerja untuk rakyatnya dan demi rakyatnya. Bukan seorang pemimpin yang hanya sekedar duduk di singgasananya.






0 komentar:

Posting Komentar